diambil dari lampung post
http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2007100902314715D-1Pencurian:Kampret Tewas Dibakar di Bawah Pohon Kelapa
BATANGHARI (Lampost): Yat alias Kampret (40) tewas dibakar massa di Dusun II Desa Purwodadi Mekar, Batanghari, Lampung Timur, Senin (8-10), pukul 09.00. Bapak satu anak itu meregang nyawa di bawah pohon kelapa di halaman depan rumah Suyanto (50) yang baru saja disatroni pelaku.
KORBAN AMUK MASSA. Jasad Yatin alias Kampret (40), warga Dusun I, Desa Purwodadi Mekar, Batanghari, Lamtim, Senin (8-10), tinggal sebagian. Sekitar pukul 09.00, Senin (8-10), Kampret dibakar massa karena kepergok mencuri di kediaman Suyanto.
Jarak lokasi kejadian dengan rumah korban hanya terpaut sekitar 200 meter. Api yang memanggang tubuh Yat baru padam empat jam setelah tumpukan kayu dan ban mobil bekas habis terbakar pukul 12.50. Jasad Yat tinggal tersisa dari pinggul hingga leher, sedangkan bagian tubuh lain hangus.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Lamtim Ajun Komisaris Polisi Ruliandi Yuniantio, didampingi Kepala Kepolisian Sektor Batanghari Inspektur Satu M. Riza, mengatakan kejadian bermula ketika terjadi pencurian di rumah Suyanto, pukul 08.30.
Ketika pulang dari ladang, Suyanto terkejut melihat pintu samping terbuka. Padahal sebelum berangkat, pintu itu tertutup rapat. Suyanto pun masuk rumah dengan perasaan curiga.
Di dalam, ia melihat Yat sedang mengubrak-abrik kamarnya. Suyanto datang mendekat, tapi Yat langsung kabur lewat pintu belakang. Suyanto lalu mengejar Yat sambil berteriak "maling...maling" dan meminta pertolongan tetangga.
Tetangga pun berhamburan keluar dan mengejar Yat yang diduga menggondol uang Rp1 juta dari rumah Suyanto.
Massa lalu mencegat Yat yang kabur ke belakang. Karena dicegat, Yat balik arah dan berlari ke depan. Namun, di tempat ini puluhan warga telah bersiap-siap. Yat akhirnya diringkus di halaman rumah Suyanto.
Massa langsung memukuli dengan berbagai benda tumpul sampai Yat terkulai. Sekitar pukul 09.00, entah siapa yang memulai, tiba-tiba tubuh Yat yang tergolek di tanah dilemparkan ke tumpukan balok, kayu bakar, dan beberapa ban mobil bekas yang apinya telah menyala.
Lokasinya persis di bawah sebatang pohon kelapa.
Api baru padam sekitar pukul 12.50 dan tubuh Yat tinggal sebagian dari pinggul ke leher, sedangkan bagian lain telah hancur menjadi abu.
Keterangan yang berhasil dihimpun, istri Yat dan putranya yang masih balita langsung meninggalkan desa entah ke mana. Istri Yat yang tinggal di Dusun I, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, diperkirakan pergi saat massa menyaksikan tubuh suaminya dibakar.
n JON/